MALANG – (30/3/3034) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang menjadi saksi dari momen bersejarah ketika Arinta Nawasari memutuskan untuk memeluk agama Islam. Kedatangan Dewi Sri Lusiani ke MUI Kota Malang pada Sabtu, 30 Maret 2024, bertujuan untuk mengikrarkan keislamannya di hadapan para pengurus MUI Kota Malang.
Di hadapan Dr. KH. Khusairi, M.Pd., Wakil Ketua MUI Kota Malang, Dewi Sri Lusiani dengan tegas mengucapkan kalimat syahadat, mengukuhkan keislamannya di hadapan para saksi yang hadir. Proses ikrar syahadat ini dilakukan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, menunjukkan kesungguhan dan keyakinan yang mendalam dari Dewi Sri Lusiani dalam memilih agama Islam.
Menyusul peristiwa ini, MUI Kota Malang mengeluarkan surat Keterangan Pindah Agama yang menegaskan bahwa keputusan Dewi Sri Lusiani untuk memeluk Islam adalah hasil dari kemauannya sendiri. Dalam surat tersebut, tertera bahwa tidak ada unsur paksaan yang dilakukan oleh pihak manapun terhadap Dewi Sri Lusiani dalam memilih agamanya.
“Dewi Sri Lusiani untuk memilih memeluk agama Islam atas keinginannya sendiri. Tidak ada paksaan dari siapapun,” ujar Dr. KH. Khusairi, M.Pd.
Sementara itu, usai ikrar syahadat, Dr. KH. Khusairi, M.Pd. mengingatkan Dewi Sri Lusiani untuk segera melakukan hal-hal yang sudah disyariatkan dalam Islam bagi seorang muallaf. Dr. KH. Khusairi, M.Pd. juga mengingatkan Dewi Sri Lusiani untuk menjadi seorang muslim yang penuh tanggung jawab. Seorang muslim yang dapat menjalankan ajaran Islam sepenuhnya.
“Anda sudah resmi jadi muslimah. Ada konsekwensinya. Maka, jadilah seorang muslimah yang taat menjalankan ajaran Islam. Tidak untuk main-main,” tegasnya. [aii]