Malang, 2 Juni 2023 – MUI Kota Malang gelar Workshop Business Plan Ekonomi Pesantren pada hari sabtu, 2 Juni 2023 di hotel Same Malang. Acara ini diselenggarakan oleh komisi Fatwa MUI Kota Malang yang diketuai oleh Dr. K.H. Isroqun Najah. Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan di tahun 2021. Ide penyelenggaraan kegiatan ini adalah berangkat dari kondisi perkembangan pesantren yang cenderung masih pasif di bidang usaha. Kalaupun ada usaha di pesantren tersebut biasanya masih merupakan milik pribadi dari pemilik pesantren. Padahal jika usaha itu bisa dikelola dan dikembangkan dengan baik, maka tidak mustahil ke depan segala bentuk kebutuhan pesantren dalam rangka membangun sumberdaya santri yang berkelanjutan dapat terselesaikan dengan baik tanpa bergantung kepada sumbangan/infaq masyarakat.
Acara ini mengambil tema Business Plan Ekonomi Pesantren karena perencanaan bisnis merupakan hal yang penting sebelum praktik usaha berjalan. Kegiatan workshop ini diharapkan dapat memotivasi pesantren yang belum memiliki unit usaha agar segera dapat mewujudkan unit usahanya. Sedangkan yang sudah ada unit usahanya, juga termotivasi untuk memperbaiki pengelolaannya sehingga unit usahanya dapat terus berkembang dan semakin baik. Oleh sebab itu, MUI Kota Malang gelar Workshop Business Plan Ekonomi Pesantren sebagai wujud dukungan MUI Kota Malang kepada pesantren.

Narasumber workshop ini adalah M. Reza Ar-Rizky yang juga merupakan seorang Accounting dan Bussiness Consultant. Beliau menjelaskan tentang panduan dan arah yang jelas dalam mengelola bisnis untuk mencapai kesuksesan jangka panjang. Hal ini diawali dengan meminimalisir gap yang merupakan kesenjangan antara kondisi aktual dan kondisi yang diharapkan atau diinginkan. Setelah itu terinventarisir, kemudian barulah memetakan potensi bisnis di pesantren masing-masing, mulai dari potensi permintaan pasar, keunggulan kompetitif produk, kebutuhan yang belum terpenuhi, tren industri dan tentunya sumber daya yang tersedia.
Acara ini juga dihadiri oleh wakil ketua MUI Kota Malang, K.H. Drs. Chamzawi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya unit usaha sebagai penunjang operasional pesantren. Mungkin ada beberapa pesantren yang kesulitan dalam pembiayaan. Maka, bisnis usaha bisa menjadi alternatif bagi pesantren dalam memenuhi kebutuhannya.

Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari pengurus pesantren yang ada di wilayah Kota Malang. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Bagian Kesra Kota Malang bapak Drs. H. Mabrur. Secara keseluruhan, kegiatan ini sukses dan berjalan lancar. Peserta workshop sangat antusias sekali. 98 % peserta hadir dan mengikuti acara dari awal hingga akhir. Semoga kegiatan ini dapat berlanjut sebagai tindak lanjut dari workshop ini dengan harapan pesantren-pesantren di Kota Malang memiliki unit usaha untuk menunjang keberlangsungan pesantren. Aamin. (Dhika)