Selama ini tidak sedikit diantara kita, orang yang meremehkan makanan halal dan thoyib. Padahal makanan halal dan thoyib sangat berpengaruh bagi tubuh dan perilaku. Hal ini terungkap dalam kegiatan sosialisasi pentingnya produk halal yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia Kota Malang di hotel Savana pada Sabtu, 4/11/2021.
Baca pula MUI Kota Malang Ajak Generasi Muda Islam Melek Produk Halal
Salah satu narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. H. Heri Pratikno, M.Si., menyatakan bahwa makanan halal dan thoyib merupakan hal yang mutlak harus dijaga. Menurutnya, Indonesia merupakan sumber produk halal yang luar biasa. Hal ini karena mayoritas penduduknya beragama Islam. “Banyak makanan halal yang bisa dipilih di negeri ini. Namun sayangnya, Indonesia merupakan Negara pengimpor makanan ke 4 di dunia, dan Negara pembuang sampah makanan nomor 2 di dunia,” tegasnya.
Lebih dari itu, narasumber lainnya, Prof. Dr. H. Heri Praktikto, M.Si., lebih memaparkan teknis dan proses untuk mendapatkan sertifikasi halal. Tidak semua orang mengetahui teknis dan proses itu. “Untuk mendapatkan sertifikat halal, seseorang harus mengikuti serangkaian prosedur yang telah ditetapkan oleh Lembaga sertifikasi. Dan sekarang ini, sudah banyak lembaga yang bersedia melakukan pendampingan bagi UKM yang akan mengurus Sertifikasi Halal.” tegasnya.