HUMANIORA – (17/3/2024) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang menjadi saksi dari momen bersejarah ketika Arinta Nawasari memutuskan untuk memeluk agama Islam. Kedatangan Arinta Nawasari ke MUI Kota Malang pada Sabtu, 16 Maret 2024, bertujuan untuk mengikrarkan keislamannya di hadapan para pengurus MUI Kota Malang.
Di hadapan Dr. KH. Khusairi, M.Pd., Wakil Ketua MUI Kota Malang, Arinta Nawasari dengan tegas mengucapkan kalimat syahadat, mengukuhkan keislamannya di hadapan para saksi yang hadir. Proses ikrar syahadat ini dilakukan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, menunjukkan kesungguhan dan keyakinan yang mendalam dari Arinta Nawasari dalam memilih agama Islam.
Menyusul peristiwa ini, MUI Kota Malang mengeluarkan surat Keterangan Pindah Agama yang menegaskan bahwa keputusan Arinta Nawasari untuk memeluk Islam adalah hasil dari kemauannya sendiri. Dalam surat tersebut, tertera bahwa tidak ada unsur paksaan yang dilakukan oleh pihak manapun terhadap Arinta Nawasari dalam memilih agamanya.
“Arinta Nawasari, yang berkelahiran di Kediri, telah memilih memeluk agama Islam atas dasar keinginannya sendiri. Kami di MUI Kota Malang turut berbahagia menyambut keputusan ini dan berkomitmen untuk mendampinginya dalam perjalanan keislamannya,” ujar Dr. KH. Khusairi, M.Pd.
Sementara itu, usai ikrar syahadat, Dr. KH. Khusairi, M.Pd. mengingatkan Arinta Nawasari untuk segera melakukan hal-hal yang sudah disyariatkan dalam Islam bagi seorang muallaf. Dr. KH. Khusairi, M.Pd. juga mengingatkan Arinta untuk menjadi seorang muslim yang kaffah. Seorang muslim yang dapat menjalankan ajaran Islam sepenuhnya.
“Anda sudah resmi jadi muslimah. Karena itu, jadilah seorang muslimah yang kaffah, sepenuhnya menjalankan ajaran Islam. Tidak separoh-paroh,” tegasnya.